- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Tim gabungan
dari Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan
dan Energi (Disperindagtamben) Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak
(sidak) terhadap para penjual makanan dan minuman dadakan takjil di
sepanjang Jalan Hayam Wuruk Kota Kediri.
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan makanan dan minuman yang mengandung zat pewarna dan Rhodamin-B. Terkait temuan tersebut, petugas akan menindaklanjutinya dengan membawa sampel minuman ke laboratorium.
Sidak mamin ini dipimpin langsung oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar. Petugas menyisir satu per satu pedagang makanan dan minuman takjil untuk diambil sampelnya.
Satu persatu makanan dan minuman tersebut diperiksa dan di data oleh petugas. Dari hasil pemeriksaan makanan dan minuman sample tersevbut petugas menemukan sejumlah makanan mengandung zat yang dapat membahayakan bagi tubuh manusia.
Zat-zat berbahaya tersebut diantaranya, zat pewarna yang terdapat pada syrup atau minuman. Selain itu, petugas juga menemukan zat Rhodamin-B yang terkandung dalam mie dan saos.
Menurut Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, sidak ini dilakukan terhadap penjual takjil dadakan agar para penuual lebih memperhatikan standardisasi makanan, apakah layak konsumsi atau tidak.
"Untuk temuan temuan makanan yang mengandung zat yang diduga berbahaya tersebut, pihaknya masih akan melakukan uji laboratorium," ujar Mas Abu, panggilan akrabnya, Senin (22/6/2015).
Kegiatan ini akan dilakukan rutin setiap minggu selama bulan puasa untuk mengantisipasi makanan dan minuman dari zat yang berbahaya. [beritajatim.com]
Komentar
Posting Komentar