Wali Kota London Sadiq Khan akan melewati Ramadan tahun ini dengan agenda kerja yang padat. Bagi wali kota muslim pertama di kota itu, minum kopi adalah hal yang paling merindukan saat puasa.
"Apa yang biasanya paling saya rindu adalah kafein. Saya akan pergi ke banyak pertemuan membosankan, dan saya perlu kafein. Jadi, tahun ini, saya mencoba untuk mengurangi kopi," ungkap Khan dalam kolom opini yang diterbitkan oleh Guardian seperti dikutip, Kamis (9/6/2016).
Kota London sedang memasuki musim panas pada Ramadan tahun ini. Umat muslim di sana harus menjalani lama puasa sekitar 19 jam lamanya.
"Agenda saya sangat padat. Di antaranya referendum Uni Eropa, dan saya mungkin hanya bisa minum segelas air untuk berbuka di sebuah acara," jelasnya.
Khan yakin bulan Ramadan merupakan kesempatan untuk mematahkan stigma negatif terhadap Islam selama ini. Menurut Khan, jika Anda tidak memiliki seorang teman muslim, dan hanya melihat Islam dari tayangan-tayangan berita, maka hanya sekedar itulah Anda mengenal Islam.
"Jadi aku akan memprioritaskan bulan ini untuk keluar dan membangun 'jembatan' untuk berbuka puasa bersama di sekitar gereja dan masjid," imbuhnya.
Menurut Khan, jalan terbaik agar orang memahami keyakinan masing-masing adalah dengan berbagi pengalaman. Dan puasa adalah salah satu jalan baik berbagi pengalaman itu.
"Karena Anda akan mengundang orang non muslim, berbagi roti saat berbuka puasa. Maka hal itu akan menunjukkan bahwa Islam tidak menakutkan dan aneh," kata pria keturunan Pakistan ini.
(dtc)
"Apa yang biasanya paling saya rindu adalah kafein. Saya akan pergi ke banyak pertemuan membosankan, dan saya perlu kafein. Jadi, tahun ini, saya mencoba untuk mengurangi kopi," ungkap Khan dalam kolom opini yang diterbitkan oleh Guardian seperti dikutip, Kamis (9/6/2016).
Kota London sedang memasuki musim panas pada Ramadan tahun ini. Umat muslim di sana harus menjalani lama puasa sekitar 19 jam lamanya.
"Agenda saya sangat padat. Di antaranya referendum Uni Eropa, dan saya mungkin hanya bisa minum segelas air untuk berbuka di sebuah acara," jelasnya.
Khan yakin bulan Ramadan merupakan kesempatan untuk mematahkan stigma negatif terhadap Islam selama ini. Menurut Khan, jika Anda tidak memiliki seorang teman muslim, dan hanya melihat Islam dari tayangan-tayangan berita, maka hanya sekedar itulah Anda mengenal Islam.
"Jadi aku akan memprioritaskan bulan ini untuk keluar dan membangun 'jembatan' untuk berbuka puasa bersama di sekitar gereja dan masjid," imbuhnya.
Menurut Khan, jalan terbaik agar orang memahami keyakinan masing-masing adalah dengan berbagi pengalaman. Dan puasa adalah salah satu jalan baik berbagi pengalaman itu.
"Karena Anda akan mengundang orang non muslim, berbagi roti saat berbuka puasa. Maka hal itu akan menunjukkan bahwa Islam tidak menakutkan dan aneh," kata pria keturunan Pakistan ini.
(dtc)
Komentar
Posting Komentar