tribunjateng/galih permadi
Walikota Semarang Hendi Muncul dalam Aplikasi Game Anti Korupsi, Apa Prestasinya?
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menantang netizen mengalahkan poin yang dia dapat dari memainkan aplikasi game Anti Korupsi. Figur Hendi dipakai dalam game ini.
Dalam game tersebut, poin tertinggi yang diraih Hendiyakni 92 poin dan hanya memperoleh bronze. "Akhirnya saya kurus *walau baru dalam game :) * Yang pakai android bs download game ini di Android -- mari#BergerakBersama mengembangkan Industri Kreatif di Kota Semarang -- ada yg bs ngalahkan score saya ? :)," demikian status Hendi dalam foto di akun Instagram @hendrarprihadi.
Penelusuran Tribun Jateng di laman www.play.google.com, aplikasi game ini berkapasitas 18 MB. Game yang dikembangkan oleh Lavaro Indonesia ini dapat diunduh gratis dan dapat dimainkan dalam sistem android 4.0 ke atas. Game Anti Korupsi ini terakhir diperbaharui pada 30 Desember 2014.
Berdasarkan keterangan pihak Lavaro Indonesia, game Anti Korupsi dibuat sebagai apresiasi kepada Hendi yang memperoleh dua kali penghargaan bertitle gratifikasi award berturut-turut dari Komisi Pemberantasan Anti Korupsi (KPK).
Figur Walikota Semarang, Mas Hendrar Prihadi dipilih karena beliau saat ini telah dijadikan contoh untuk Indonesia untuk bekerja bersih tanpa korupsi. Hendi dianggap sebagai Kepala Daerah yang melaporkan gratifikasi terbanyak sejak 2014.
Keaktifannya dalam mendukung antikorupsi tersebut dibuktikan dengan melaporkan sejumlah pemberian kepadanya serta melaporkan hasil kekayaannya yang diperoleh selama menjabat sebagai Walikota Semarang.
Usai menerima trophy dan piagam tersebut Hendrar Prihadimenyebutkan bahwa apa yang diterimanya semata-mata untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan transparan serta bekerja sama dengan Inspektorat dalam hal pelaporan. "Kami berkomitmen untuk berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi diantaranya dengan melaporkan apa yang sekiranya tidak wajar kepada KPK melalui Inspektorat," tambahnya.
Game Anti Korupsi ini sederhana, yang selain digunakan sebagai kesenangan bermain untuk mengisi waktu santai, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk menghindari uang yang merupakan tindakan Korupsi. (TRIBUNJATENG.COM)
Komentar
Posting Komentar