Mengenal Lebih Dekat Kabupaten Klungkung & Hasil Kerajinannya


Batok 3
Pernah jalan-jalan ke Kabupaten Klungkung Bali? Kalau belum pernah, Kabupaten Klungkung adalah kabupaten terkecil di provinsi Bali, Indonesia. Ibukotanya berada di Semarapura. Klungkung berbatasan dengan Kabupaten Bangli di sebelah utara, Kabupaten Karangasem di timur, Kabupaten Gianyar di barat dan dengan Samudra Hindia di sebelah selatan. Kabupaten Klungkung terdiri dari empat kecamatan. Ada kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida.
Nusa Penida merupakan kecamatan yang berada di kepulauan, bahkan Nusa Penida memiliki 3 Pulau. Ketiga pulau tersebut Lembongan, Ceningan dan Nusa Gede. Luas Nusa Penida 2/3 dari seluruh luas kabupaten Klungkung. Klungkung memiliki potensi pariwisata yang menarik untuk di Kunjungi. Ada Goa Lawah, Watuklotok, Kertha Gosa, Lembongan, Ceningan dan Nusa Penida. Selain tempat wisata yang menarik Kabupaten Klungkung memiliki berbagai produk kerajinan yang menjadi daya tarik wisatawan, kolektor seni baik dari masyarakat dalam Negeri maupun Luar Negeri.
Sebut saja lukisan Kamasan yang tertuang diberbagai media seperti kanvas, topi, asbak, tempat perhiasan dan kipas. Kerajinan Kain tenun yang dibuat dengan alat tenun bukan mesin ( ATBM )seperti endek, songket, rangrang, lukis dan cepuk. Kerajinan logam semisal slongsong peluru, genta, dan gong juga Tersebar di berberapa centra kerajinan di Klungkung. Sedangkan tidak kalah bagusnya kerajinan dari kelapa baik di batok kelapa banyak juga dibuat oleh pengerajin di Klungkung.
Tidak akan rugi bila meluangkan waktu untuk singgah berwisata di Kabupaten Klungkung serta membeli buah tangan khas kerajinan Klungkung. Namun jangan khawatir karena sekarang bisa langsung beli kerajinan-kerajinan khas Klungkung di perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala di Jl. Kenanga No. 1 Semarapura atau bahkan bisa lewat online di www.kerajinanklungkung.com . Kalau terkait harga dan kualitas produk kerajinan sama dengan di pengerajinnya karena perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala sebagai marktingnya.

Komentar