Menengok potensi pariwisata Kabupaten Padang Pariaman, sebelum menghadiri opening ceremony Tour de Singkarak 2014 lalu.
Pasca
gempa empat tahun silam, Kabupaten Padang Pariaman siap menjadi tuan
rumah Tour de Singkarak 2014. Gempa yang terjadi pada 9 September 2009
ini berakibat rusaknya infrastruktur dan juga runtuhnya beberapa
bangunan penting, seperti; kantor pemerintahan dan hotel.
"Kami sudah siap menjadi tuan rumah opening ceremony pada
Tour de Singkarak 2014 nanti. Penataan infrastruktur sudah kami lakukan
di mana-mana, termasuk jalanan dan juga bangunan-bangunan penunjang
lainnya," jelas Alu Mukhni selaku Bupati Kabupaten Padan Pariaman di
sela-sela konfrensi pers Tour de Singkarak, di Jakarta.
Selanjutnya, mari menilik pariwisata Kabupaten Padang Pariaman yang menarik dan patut dikunjungi, di antaranya:
Pantai Tiram
Terletak di Kecamatan Ulakan Tapakis, Pantai Tiram yang menjadi salah satu tujuan wisata sekaligun menjadi pelabuhan di Kabupaten ini. Hanya memakan jarak 12 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau. Kawasannya yang indah, ramai oleh pengunjung, dan dekat pula dengan bandara, akhirnya menjadi faktor pendukung diadakannya opening ceremony di pinggir Pantai Tiram.
Terletak di Kecamatan Ulakan Tapakis, Pantai Tiram yang menjadi salah satu tujuan wisata sekaligun menjadi pelabuhan di Kabupaten ini. Hanya memakan jarak 12 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau. Kawasannya yang indah, ramai oleh pengunjung, dan dekat pula dengan bandara, akhirnya menjadi faktor pendukung diadakannya opening ceremony di pinggir Pantai Tiram.
"Selain
kawasan yang bagus dan ramai, di pantai ini juga ada makam dari Syekh
Burhanuddin yang merupakan ulama terkenal se-Asia Tenggara. "jelas sang
Bupati.
Lubuk Nyarai
Wisata alam yang menyajikan keindahannya menjadi salah satu daya pikat Kabupaten Padang Pariaman. Lubuk Nyarai adalah kawasan air terjun yang terletak di Hutan Gamaran, Kecamatan Lubuk Alung.
Wisata alam yang menyajikan keindahannya menjadi salah satu daya pikat Kabupaten Padang Pariaman. Lubuk Nyarai adalah kawasan air terjun yang terletak di Hutan Gamaran, Kecamatan Lubuk Alung.
Letaknya
yang di dalam hutan, sehingga air terjun ini di kelilingi oleh banyak
rindang pepehonan yang menyejukan mata, serta membuat suasana
menenangkan dan udara juga menjadi sejuk. Selain itu, potensi alam objek
wisata ini adalah sungai kecil yang membentuk lingkaran di bawah air
terjun, membuat orang yang melihatnya tak sabar ingin meredamkan dirinya
di kolam hijau muda yang di kelilingi batu granit ini.
Lubuk Bonta
Berbeda dengan Lubuk Nyarai yang memiliki kolam kecil, di Lubuk Bonta terdapat kolam alami yang jauh lebih besar. Sering disebut kolam alami, karena bentuknya seperti kolam yang sering dijadikan tempat pemandian oleh wisatawan. Lubuk yang berarti kolam ini terletak di Nagari Kapalo Hialang, Kecamatan 2×11 (dua kali sebelas) Kayu Tanam.
Berbeda dengan Lubuk Nyarai yang memiliki kolam kecil, di Lubuk Bonta terdapat kolam alami yang jauh lebih besar. Sering disebut kolam alami, karena bentuknya seperti kolam yang sering dijadikan tempat pemandian oleh wisatawan. Lubuk yang berarti kolam ini terletak di Nagari Kapalo Hialang, Kecamatan 2×11 (dua kali sebelas) Kayu Tanam.
Sama
seperti Lubuk Nyarai, Lubuk Bonta memiliki air terjun yang di kelilingi
rindang pepohonan hijau. Lokasinya yang lebih mudah di jangkau dari
Lubuk Nyarai, membuat objek wisata ini sangat disukai kebanyakan
wisatawan. Hanya memakan jarak 40 kilometer dari Kota Padang, letak
Lubuk Bonta berada di lintasan Padang menuju Bukit Tinggi.
(Fertina)
Komentar
Posting Komentar