Kabupaten Rejang Lebong adalah sebuah kabupaten di provinsi Bengkulu yang memiliki luas wilayah 1.515,76 Km2 dan populasi yang mencapai 246.787 jiwa. Mata pencarian penduduk Rejang Lebong didominasi dari bidang pertanian dan perkebunan yang mencapai 80 persen. Di wilayah Kabupaten Rejang Lebong banyak terdapat perkebunan rakyat yaitu perkebunan kopi dan karet. Produktivitas kebun kopi di Rajang Lebong juga tergolong tinggi dan merupakan produsen kopi ke-6 terbesar di Sumatera.
Kopi menjadi komoditas unggulan di
Kabupaten Rejang Lebong dengan luas perkebunan kopi rakyat mencapai
23.656 hektar dan produksinya per tahun lebih dari 100 ribu ton dengan
produksi rata-rata 2,5 ton per hektar. Komoditas ini memiliki wilayah
pemasaran ke Kota Bengkulu, Palembang, Padang, hingga ke Pulau Jawa.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong,
Bengkulu saat ini sedang berusaha mengembangkan usaha pembuatan pupuk
Bokashi untuk memenuhi kebutuhan petani di kabupaten Rejalebong. Pupuk
bokashi adalah pupuk yang telah melalui metode pengomposan yang dapat
menggunakan starter aerobik maupun anaerobik untuk melakukan pengomposan
bahan organik yang biasanya berupa campuran molasses, air,
mikroorganisme, dan sekam padi.
Pupuk Bokashi dapat memperbaiki sifat
fisika, kimia dan biologi tanah sehingga dapat meningkatkan produksi
tanaman serta menjaga stabilitas produksi tanaman untuk menghasilkan
kualitas dan kuantitas hasil pertanian yang berwawasan lingkungan. Pupuk
ini dapat digunakan pada perkebunan kopi yang ada di Kabupaten Rejang
Lebong sehingga dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil
perkebunan kopi Kabupaten Rejang Lebong.
Potensi dari perkebunan kopi di Rejang
Lebong cukup menjanjikan dengan produksi per tahunnya bisa mencapai 100
ribu ton, jika mampu dikelola dengan lebih modern dan dengan teknologi
bukan tidak mungkin Kabupaten Rejang Lebong bisa menjadi produsen kopi
terbesar di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga harus
memiliki infrastruktur yang memadai untuk memberikan kemudahan kepada
para petani kopi dalam mengolah hasil perkebunannya.
Selain itu perlu dibuat Bank untuk
sektor pertanian dan perkebunan untuk para petani kopi di Kabupaten
Rejang Lebong agar mampu mengembangkan perkebunannya dengan kredit
terjangkau serta diberikan kemudahan dalam meminjam dana dari Bank
tersebut. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga harus membantu para
petani kopi lokal untuk dapat memasarkan hasil perkebunan kopi mereka
agar lebih dikenal di Indonesia ataupun mancanegara.
Dengan banyaknya penduduk yang
menggantungkan mata pencariannya dibidang pertanian dan perkebunan, maka
membuat sektor tersebut sebagai penggerak utama perekonomian yang ada
di Kabupaten Rejang Lebong. Perlunya investasi pada sektor perkebunan
kopi di Kabupaten Rejang Lebong untuk mendorong pertumbuhan sektor
perkebunan terutama perkebunan kopi sehingga mampu menjadi penggerak
pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rejang Lebong. sumber: http://beritadaerah.co.id
Komentar
Posting Komentar