Kopi Menjadi Komoditas Unggulan Kabupaten Rejang Lebong

20120106PanenKopi050112-4

 Kabupaten Rejang Lebong adalah sebuah kabupaten di provinsi Bengkulu yang memiliki luas wilayah 1.515,76 Km2 dan populasi yang mencapai 246.787 jiwa. Mata pencarian penduduk Rejang Lebong didominasi dari bidang pertanian dan perkebunan yang mencapai 80 persen. Di wilayah Kabupaten Rejang Lebong banyak terdapat perkebunan rakyat yaitu perkebunan kopi dan karet. Produktivitas kebun kopi di Rajang Lebong juga tergolong tinggi dan merupakan produsen kopi ke-6 terbesar di Sumatera.
Kopi menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Rejang Lebong dengan luas perkebunan kopi rakyat mencapai 23.656 hektar dan produksinya per tahun lebih dari 100 ribu ton dengan produksi rata-rata 2,5 ton per hektar. Komoditas ini memiliki wilayah pemasaran ke Kota Bengkulu, Palembang, Padang, hingga ke Pulau Jawa.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu saat ini sedang berusaha mengembangkan usaha pembuatan pupuk Bokashi untuk memenuhi kebutuhan petani di kabupaten Rejalebong. Pupuk bokashi adalah pupuk yang telah melalui metode pengomposan yang dapat menggunakan starter aerobik maupun anaerobik untuk melakukan pengomposan bahan organik yang biasanya berupa campuran molasses, air, mikroorganisme, dan sekam padi.
Pupuk Bokashi dapat memperbaiki sifat fisika, kimia dan biologi tanah sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman serta menjaga stabilitas produksi tanaman untuk menghasilkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian yang berwawasan lingkungan. Pupuk ini dapat digunakan pada perkebunan kopi yang ada di Kabupaten Rejang Lebong sehingga dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil perkebunan kopi Kabupaten Rejang Lebong.
Potensi dari perkebunan kopi di Rejang Lebong cukup menjanjikan dengan produksi per tahunnya bisa mencapai 100 ribu ton, jika mampu dikelola dengan lebih modern dan dengan teknologi bukan tidak mungkin Kabupaten Rejang Lebong bisa menjadi produsen kopi terbesar di Indonesia. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga harus memiliki infrastruktur yang memadai untuk memberikan kemudahan kepada para petani kopi dalam mengolah hasil perkebunannya.
Selain itu perlu dibuat Bank untuk sektor pertanian dan perkebunan untuk para petani kopi di Kabupaten Rejang Lebong agar mampu mengembangkan perkebunannya dengan kredit terjangkau serta diberikan kemudahan dalam meminjam dana dari Bank tersebut. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga harus membantu para petani kopi lokal untuk dapat memasarkan hasil perkebunan kopi mereka agar lebih dikenal di Indonesia ataupun mancanegara.
Dengan banyaknya penduduk yang menggantungkan mata pencariannya dibidang pertanian dan perkebunan, maka membuat sektor tersebut sebagai penggerak utama perekonomian yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Perlunya investasi pada sektor perkebunan kopi di Kabupaten Rejang Lebong untuk mendorong pertumbuhan sektor perkebunan terutama perkebunan kopi sehingga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rejang Lebong. sumber: http://beritadaerah.co.id

Komentar